Jumat, 11 April 2014

My Love Part 3~~

Fanfiction Vocaloid
Rin & Len

Yo! Bertemu lagi dengan Muki-chan yang lama gak buat cerita lagi  Ok tanpa ada basa-basi lagi Muki-chan lanjut \(^-^)/*
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Ok!! Dunia ini udah lumayan GILA kenapa aku harus begini ?? apakah setiap orang atau mengalami apa yang telah aku rasakan ini semoga aja sih ada walaupun tidak semua tapi... apakah hidup harus selalu se kejam ini?? aku jadi pusing memikirkan anak laki-laki itu... yang bernama Len Kagamine. Oh iya!! aku lupa memberi tahu walaupun kami Se-agama tapi kami tidak punya hubungan keluarga dan aku punya buktinya tapi sepertinya aku tidak usah memberi tahunya. 

'Aaa!!!! kenapa sih dunia ini sempit banget ' gerutuku diriku dalam hati, kalian pasti sudah tau kenapa aku bisa seperti ini ya.. bagaimana lagi kalau bukan perasaan konyol itu lagi . Sejak kemarin aku merasakan perasaan konyol ini apa yang harus aku lakukan??? "AHA!! AKU TAU!!" Teriak ku di kantin yang akhirnya membuat semua murid yang ada di situ melihatku dan menertawakan aku.

SKIP~~

*Saat Pulang Sekolah*

Aku pun mempunyai ide yaitu kalo lebih baik aku curhat dengan Gumi. Kenapa sama Gumi?? ya... karena dia enak diajak curhat selain itu... dia gak terlalu sibuk dengan urusannya apalagi dengan urusan pacaran jadi inilah langkah terbaik yang aku lakukan.

"Ok.. Jadi kamu ngapain Rin..? " Tanya Gumi dengan ramahnya

"Etoo... aku ingin C U R H A T " kataku dengan mengeja kata Curhat

"Kau curhat dengan orang yang tepat! jadi... kamu ingin crhat apa?? " Tanya Gumi yang jujur saja membuatku bingung memberitahu situasi yang telah aku alami ini

" Jadi gini.. gimana ya bilagnya.. Hm.. Gumi kalo kepanjangan GPP ya.. " kataku agak gelisah 

"Iya GPP lanjut aja " kata Gumi

"Gini kemarin saat aku pulang sekolah aku tidak punya teman karena banyak yang sibuk dengan urusan pribadinya.." kataku memulai CURHAT-an ku

"Iya Terus... " kata Gumi memperhatikanku dengan tenang



"Mm... Jadi aku ke ruang musik untuk bermain gitar.. lalu aku bertemu dengan Kagamine Len awalnya aku ingin pergi karena sepertinya aku telah mengganggunya tapi... dia malah mengajak aku untuk main musik bersama atau bisa di bilang duet.... " kataku lalu berhenti untuk memastikan Gumi mendengarkan aku.

"Lanjut aja Rin aku memperhatikan kamu kok " kata gumi Slow~~

"Lalu... saat kami selesai bermain musik bersama kami... pulang pertama aku ingin pulang sendiri tapi 'dia' mengajak pulang bersama, tapi saat di sudah mengantarku pulang aku merasa ada perasaan konyol datag " kataku mengakhiri curhataku dengan Gumi.

"Ok aku ngerti sekarang... sepertinya yang kamu maksud 'perasaan konyol' itu adalah CINTA --- "

Belum Gumi menyelesaikan kata-katanya aku sdah memotongya dengan cepat

"WHAT!! masa CINTA sih.. aku gak ngerti CINTA itu apaan mungkin kamu salah... deh ..'' kataku dengan GILA-NYA

"Tenang Rin... aku belum selesai ngomong tapi kan ini sih masih menurut aku.. jadi belum pasti dong.. tapi perasaan konyol itu seperti apa??" tanya Gumi

"Hm... perasaan itu.. seperti Kangen, Orang itu.. Lucu, Keren, Dan Baik.. " selesai aku berkata seperti itu aku mengerti sekarang yang disimpulakn Gumi itu benar
"Ma-Masa aku jatuh Cinta " kataku dengan SHOCK!!

"Eh?! Sabar Rin jangan kaya gitu.. aku jadi takut... ya.. bagaimana lagi.. kalo kamu udah Jatuh cita dengan dia apa yag bisa kita perbuat lagi toh perasaan gak bisa dipaksa " kata Gumi dengan BIJAKSANA

"Benar katamu Gumi makasih ya~ My Friend udah jadi tempat curhatku~~ aku mau ke mau pulang dulu dan maaf telah mengganggumu "

"Ya.. Sama-sama~~ hati-hati di jalan " Kata Gumi sambil melambaikan tangannya

"Pasti Bye~ " kataku dan membalas lambaian tangan Gumi

>-< SKIP >-<

$ In My House $

"Aku Pulang !! " Kataku sesampainya di rumah

"Iya" Balas Rinto alias Onni-chan dengan datar

"Kenapa Onni-chan?? kelihatannya ada masalah " tanyaku mencoba tau apa yang telah terjadi

" Tadi mama menelpon katanya papa dan mama hari ini akan pergi ke Korea untuk urusan bisnis" kata Onni-chan dengan tidak semangat

" Onni-chan~ jujur aku gak tahan kehidupaku seperti ini "kataku terus terang

" Emang cuman kamu aja yang merasa begitu aku juga " jawab Onni-chan

"Aku ingin ke kama dulu " kataku langsung pergi ke kamarku yang ada di lantai 2

Aku pun memasuki kamarku. Aku langsung merebahkan tubuhku di kasur dan berharap karena cuman itulah yang bisa aku lakukan sebagai seorang wanita lemah.



To Be Continue

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
YO! tunggu lanjutannya ya... dan kalo ada kesalahan kata tolong dimaklumi ;)

Jumat, 21 Februari 2014

My Love Part 2

Fanfication Vocaloid
Rin & Len 

"Hadeuh.... rasanya aku jadi bosen. Apa yang harus aku lakukan sekarang tanpa teman-temanku??" kataku berpikir sejenak "Kenapa aku Tidak ke ruang musik saja!" kataku bersemangat lalu aku pergi ke ruang musik


*Di Depan Ruang Musik

Suara apa ini?? kok ada alunan suara piano apa ada orang di dlam ya??" gumamku bingung.

Aku pun memasuki Ruang Musik. Ternyata yang memainkan alunan piano yang indah itu adalah Len?! ternyta dia pintar main alat musik ya...

"Hm... Permisi" kataku dengan suara rendah yang membuatnya berhenti memainkan piano

"Apa yang bisa aku bantu??" tanya Len

"Ma-Maaf  kalau aku membuatmu kaget tapi apa yang kau lakukan di sini" #Jelas-Jelas main Piano tapi pura2 Bodoh

"Ya Kau Lihat aku tadi memainkan piano" katanya

"Maksud aku kenapa kau Bermain Piano di sini kenapa kamu tidak bermain dengan anak laki-laki yang lain??" kataku penasaran

"Aku tidak punya teman, semua laki-laki yang ada di sekolah ini sepertinya lebih mementingkan soal pacaran jadi... dari pada mengganggu hubungan orang mending main piano" jawabnya mantap "Sedangkan kau apa yang kau lakukan di sini??" Sekarang giliran dia yang bertanya

"Aku?? Aku disini sebenernya mau main gitar tapi, karena kau ada di sini jadi... aku lebih baik kembali ke kelas" ktaku mencoba untuk kabur tapi..

"Tunggu!!!" Teriak Len tapi tida keras

"Ada apa??" kataku

"Bagaimana kalo kita Feat jadi aku main Piano dan kamu main gitar mu" katanya dengan senyum terpancar dari wajahnya

"Boleh" Jawabku singkat penuh dengan aura bersemangat 

Kami pun bermain alat musik bersama. Rasanya aku menikmati ini.. Semua kesepian rasanya sirna dalam sekejap . Seandainya semua temanku tidak punya pacar mungkin aku tidak akan kesepian seperti saat ini & untung saja ada Len mungkin aku tidak akan kesepian seperti berada dalam Kota Mati.

Setelah kami selesai bermain Alat musik bersama.......

"Ternyata benar dugaan ku kau Pintar bermain gitar!!" katanya bersemangat

"Makasih, permainanmu juga bagus kadang-kadang kita main bareng lagi ya...." kataku dengan ramah

"Iya. Mm... Rin kau mau pulang bareng??"

DEG! Apa yang harus aku jawab sekarang !! Rin ayo berpikir jernih!!

"Mm... gimana ya.. I-iya deh" jawabku ragu

"Bagus!! kalo gitu kita bisa mengerjakan tugas bersama" Katanya bersemangat

Oh... ternyata untuk ngerjain Tugas tunggu... perasaan gak ada kerja kelompok deh... Rin ayo berpikir jernih jangan berpikir yang negatif


"Mm.. Rin jadi kan pulangnya??" tanya Len

"Ja-Jadi kok" kataku ragu

"Ya udah kalo gitu ayo!!" katanya bersemangat lalu menarik tangan ku keluar dari Ruang Musik

*SeSampainya di Depan Rumah

"Makasih udah ngantarin aku sampe depan rumah" kataku gugup tapi lancr

"Iya sama-sama" jawabnya

(Note: Ini gambar Rin & Len pas pulang bareng bedanya Rin Lebih canggung dan tidak pegangan tangan)


"Len apa rumahmu jauh dari sini, aku jadi gak enak" kataku dengan perasaan gak enak pada Len

"Gak kok kalo nanti belok juga udah sampe "Katanya mantap

"Oh kalo gitu sekali lagi Terima Kasih ya...'' kataku sambil masuk ke dalam rumah

Saat aku sudah masuk ke rumah mula-mula aku mengintip ke arah jendela apakah Len sudah pulang atau belum saat aku liat ternyata dia sudah pulang cepat juga dia pulangnya. Tiba-Tiba Rinto Mengangetkan ku

"DOARR!!!!! " Teriaknya Jail

"Aaa!!! A-Apa yang kau lakukan???" kataku marah

"Harusnya aku yang tanya kenapa kau pulang lama dan pulang bareng dengan laki-laki tadi??" Kata Rinto sambil tersenyum jail 

"Apasih Onii-Chan" Sepertinya mukaku memerah

"Apa itu pacarmu Rin" Goda Rinto lagi

"Te-Tentu Saja Tidak!!! Aku ini masih fokus unutk belajar lagi pula aku tidak tertarik dengan CINTA " Bentak ku 

"Iya-Iya . Mm.. Nanti Mom and Dad Pulang larut kau tau kan urusan bisnis" Raut muka Rinto berubah menjadi raut muka sedih

"Iya aku tau. kalo gitu aku mau ke Kamar ku dulu" Tiba-tiba suaraku jadi mengecil

"Rin" Panggil Rinto

"Apa" jawabku singkat tapi lesu

"Semoga kau mempikan Anak laki-laki tadi ya~~" Jail Rinto Lagi (?)

"Tidak Akan Pernah" Bentakku lalu pergi meninggalkan My Big Brother Rinto

Tapi jujur saaja aku merasakan ada hal yang aneh pada dadaku. Rasanya aku rindu denagan Len. Rin ayo berpikir jernih ayo berpikir jernih jangan pikirin anak itu!!

To Be Continue

Kamis, 20 Februari 2014

My Love Part 1

Fanfication Vocaloid
Rin & Len

Hi aku Rin Kagamine panggil saja aku Rin. Aku bersekolah di Vocaloid High School sekolh dimana semua murid yang memunyai bakat dan prestasi yang tinggi bisa bersekolah di sini. Aku berbakat dalam menyanyi dan bermain gitar listrik kalau masalah prestasi bisa dibilang lumayan tinggi. Aku mempunyai satu sahabat namanya adalah Miku dia adalah Sahabt terbaikku dari dulu sekarang dia punya gebetan namanya Kaito atau seing dijuluki Bakaito.


Sigkat cerita di saat guru belum datang aku membaca novel yang ku beli kemarin judulnya "My Love" walaupun tebal tapi rame. Akhirnya guruku pun datang dengan membawa seorang anak laki-laki ,kelihatannya dia murid baru. Anak baru itu sepertinya mempunyai prestasi yang cukup tinggi deh terlihat dari kacamatanya yang sepertinya tebal.

"Perkenalkan Dirimu" Perintah Guruku denga nada yang ramah

"Baik bu" jawab anak itu singkat "Hi, perkenalkan namaku Len Kagamine panggil saja aku Len" kata anak itu sambil tersenyum

Lalu bu guru pun mempersilahkan anak itu untuk duduk di banku dekat Jendela tepat di sebelah bangku Ted #Gebetan Teto . Oh iya aku hampir lupa hampir semua di sekolah ini atau kayaknya semuanya punya gebetan kecuali aku My Brother Rinto saja sudah punya gebetan namanya Lenka aku jadi cemburu.




Semakin hari aku jadi kesepian Miku jadi lebih dekat dengan Kaito sedangkan aku sendirian di taman yang sunyi sealin ada suara jangkrik yang menemani kesunyianku, sambil membaca novel ku My Love yang belum tamat. Tanpa ku sadari ternyata Len sedari tadi ada di belakang ku.

"A-Apa yang kau lakukan di belakang ku?! 0o0" kataku setengah berteriak

"Aku hanya melihat novelmu itu" katanya sambil menunjuk novelku

"Oh ini kenapa tidak bilang saja??" tanyaku bingung

"GPP aku lebih suka seperti itu " jaabnya mantap

"Cara yang aneh" Sindirku

"Hm.. jadi di sini kamu cuman sendirian??? Apa kamu gak punya teman??" dengan raut mukanya yang bingung

"Aku punya teman tapi kebanyakan dari mereka sudah punya pacar jadi.. ya aku sendirian deh" jelasku

"Mm... namamu Rin kan" tanya Len Lagi

"Iya kamu tau dari mana??" <<Bingung

"Ya taulah kamu itu terkenal karena permainan gitar mu" katanya

"Oo....." gumamku

"Rin apa kamu gak sedih kalo teman-teman mu menjauh karena urusan pribadi mereka??? "

"Tidak aku merasa biasa-biasa aja" jawabku santai

"Oo.... begitu" jawabnya " kalau gitu aku ke kelas dulu ya" katanya sehais itu pergi

"Laki-laki yang aneh" gumamku

Tak terasa sudah tiga hari aku di cuekin teman-temanku rasanya hatiku seperti di tusuk-tusuk. Apa yang harus aku lakukan ??? apa aku harus mencari gebetan . Tidak mungkin itu adalah hal terbodoh yang pernah kupikirkan. Lebih baik aku belajar saja atau bermain gitar

To Be Continue
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hi ini Fanfic pertamaku kalo ada kata-kata yang gak jelas dan pokonya kurang bagus tolong dimaafkan maklum Newbie ^-^